Skip to main content

Posts

Pentingnya Jamban (Tempat Buang Air Besar)

Sudahkan Anda memiliki jamban? Hal ini saya sampaikan mengingat masih adanya perilaku buang air sembarangan di sejumlah kawasan Kabupaten Malang, terutama di daerah-daerah pelosok.

Buang Air Besar Sembarangan (BABS) disebut juga dengan open defecation yang merupakan salah satu perilaku tidak sehat. Karena bisa menkontaminasi lingkungan, tanah, udara dan air dengan adanya tindakan membuang kotoran di ladang, hutan, semak-semak, sungai bahkan pantai.

Karena seperti yang diketahui, tinja manusia merupakan sisa-sisa makanan yang dikeluarkan oleh tubuh manusia setelah tidak dapat dicerna. Yang menakutkan adalah, dari buangan tinja tersebut terkandung banyak mikroba seperti koli tinja.
Manusia mengeluarkan tinja rata – rata seberat 100 - 200 gram per hari, namun berat tinja yang dikeluarkan tergantung pola makan. Setiap orang normal diperkirakan menghasilkan tinja rata-rata sehari sekitar 85 – 140 gram kering perorang/ hari dan perkiraan berat basah tinja manusia tanpa air seni adalah 135 …
Recent posts

Selamat Pagi Dunia

Halo teman-teman...

Bagaimana kabarmu di hari ini? Walaupun kalian barusaja membaca tulisan ini di hari ini, tapi saya yakin bahwa suasana hari ini sama dengan hari-hari sebelumnya. Bertemu dengan pagi yang cerah, hawa sejuk, dan kehidupan nyata yang asyik.

Kenapa judul saya diatas adalah selamat pagi dunia? Karena setiap kali saya terbangun, seperti inilah dunia. Penuh dengan keasyikan bagi siapa saja yang menikmati, penuh kehororan bagi siapa saja yang dipenuhi kekhawatiran. Tinggal milih saja khan?

Tapi terlepas dengan itu, semoga para pembaca yang sempat diselimuti kegundahan, bisa sesegera mungkin menjadi asyik, menjadi enjoy, dan bergembira dengan apa yang ada di kanan kirinya.

Semoga para pembaca bisa merekahkan senyiman, nyaman menghadapi kehidupan, walaupun diselingi sambat sana-sini, wajarlah. Yang penting asyik.

Yuk, tetap bersemangat dan bergembira. Buang beban pikiran, jalani hari ini dengan langkah mbuois, tanpa tekanan. Dan, jangan lupa bahagia.

Arti Gala Dinner

Senin malam, saya diagendakan untuk mengikuti gala dinner di Graha Kencana Kota Malang. Namun setelah saya melihat tulisan 'gala dinner', saya bertanya-tanya tentang arti istilah yang begitu asing tersebut.

Setelah mencari di dunia maya, istilah 'gala dinner' saya temukan di salah satu situs yakni di termwiki

gala dinner
Suatu acara sosial terkemuka dari sebuah konferensi, biasanya diadakan di malam hari dengan acara hiburan atau pidato yang didahului dengan jamuan makan malam resmi.
Oalah ternyata itu tho arti dari gala dinner. Karena gala dinner terdiri dari 2 kata yang sangat berbeda, 'gala' dan 'dinner'. Gala itu sepertinya dari Bahasa Indonesia ya? kalo 'dinner' kan jelas-jelas berbahasa Inggris.

Dan setelah saya berada di lokasi digelarnya gala dinner, ternyata bennar, bahwa kegiatan tersebut digelar di sebuah Hotel, dengan jamuan makan malam. Disertai dengan sambutan-sambutan dari pihak penyelanggara beserta undangan.

Selain itu, juga dita…

Hutan Malabar Kota Malang

Halo teman-teman, ketemu lagi dengan saya di blog ini.

Kali ini saya akan menceritakan perjalanan saya saat berkunjung ke Hutan Kota Malabar. Berlokasi di sekitaran Jalan Malabar, dekat kawasan Oro-oro Dowo Kota Malang.

Sebelumnya, kawasan ini begitu rimbun, namun tak terawat. Namun sekarang, kondisi Hutan Kota Malabar yang ada di kawasan Kota Malang ini terlihat rapi, dan cocok bagi Anda yang ingin mencari udara segar disini.


Jika Anda dari kawasan Jalan Ijen, Anda bisa melewati Jalan Guntur atau Jalan Buring (lihat peta).

Beragam Jenis Tumbuhan Karena memang merupakan Hutan Kota, di tempat ini tertanam berbagai jenis tumbuhan. Yang sekaligus bisa menjadi wisata edukasi. Dan jangan kuatir, sebagian tanaman disini juga telah terpasang papan informasi mengenai nama-nama pohon.

Cocok Untuk Joging Biasanya, saat akhir pekan, banyak pengunjung yang berada disini sekedar untuk jalan-jalan dan juga joging. Karena jalurnya telah disediakan dengan panjang yang sudah cocok untuk digunakan lari-…

Jurnal Jakarta - 18 Nopember 2016

Langit Jakarta masih sama seperti beberapa hari terakhir. Mendung, namun terkadang berikan harapan palsu untuk turun hujan.

Namun, sekali turun hujan, air bah pun mengisi jalanan sekitaran Jalan Flamboyan, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 


Siang ini, aku menikmati hawa gerah depan kos dengan Mas Tyo untuk menikmati sejumlah batang Dji Sam Su. Karena ada larangan merokok di dalam tempat kos yang membuat kami harus ‘keleleran’ sambil menikmati tembakau dan cengkeh hasil bumi ibu pertiwi. Matahari mulai condong ke arah Barat. Masjid Jami’ Al Hidayah yang ada tepat di seberang kos menyisakan aroma para jamaah yang baru saja menunaikan sholat Jumat.

Belum ada jadwal yang membuat kita harus mengerjakan sesuatu disini. Setelah beberapa hari sebelumnya, kami harus rutin menyelesaikan tanggung jawab dalam mengambil gambar di beberapa daerah. 


Hari ini Jakarta mendung seperti biasa. Memberikan nuansa gerah yang memaksa keringat keluar. Sembari nongkrong di depan kos, kami juga mena…

Mungkin Ini Alasan Pedagang Asongan Dilarang Berjualan Di Kereta Api

Saya berangkat menuju Jakarta dari Kota Malang menggunakan jasa Kereta Api atau PT.KAI dengan tiket yang telah dipesan perusahaan seharga Rp. 109.000,-

Menurut jadwal tiket, kereta api berangkat dari stasiun Kota Baru pada pukul 17.00, namun mengalami keterlambatan karena beberapa hal.

Setelah hampir 2 jam saya menunggu, akhirnya kereta Matarmaja kelas Ekonomi datang. Saya kebagian gerbong 4, nomor kursi 2A. Rencananya, jika sesuai jadwal, kereta api akan sampai di stasiun Pasar Senin, Jakarta pada pukul 09.45 waktu setempat.

Bagaimanapun, PT.KAI telah banyak mengalami kemajuan terkait pelayanan penumpang. Diantaranya:
1. Tiap gerbong full AC, minimal mengurangi rasa gerah.
2. Fasilitas kamar mandi telah bersih
3. Kondisi tiap gerbong bersih
4. Tidak ada penumpang yang berdiri dan berdesakan

Sekitar pukul 19.30, perut saya lapar. Dan saya menganggap bahwa pedagang asongan masih berjualan di dalam kereta. Setelah sekian lama menunggu, mereka tidak kunjung ada.

Di waktu yang hampir…